Gubernur Maluku Utara Kucurkan Dana APBD Rp1,1 Miliar untuk Uang Saku Jemaah Haji | Sosial | INERSIA.TV
Sosial
Gubernur Maluku Utara Kucurkan Dana APBD Rp1,1 Miliar untuk Uang Saku Jemaah Haji
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menyerahkan uang saku senilai Rp1,1 miliar untuk 768 jemaah calon haji. Setiap jemaah mendapatkan Rp1,5 juta dari APBD.
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda (Foto: Idntimes Sulawesi)
MAKASSAR, Inersia.tv – Pemerintah Provinsi Maluku Utara secara resmi memberikan bantuan uang saku senilai total Rp1,1 miliar kepada 768 jemaah calon haji asal wilayahnya. Penyerahan dana tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Sherly Tjoanda saat meninjau Asrama Haji Sudiang, Kota Makassar, pada Kamis (30/4/2026).Alokasi dana bantuan ini bersumber langsung dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku Utara. Setiap peserta keberangkatan beserta petugas pendamping berhak menerima uang tunai sebesar Rp1,5 juta per orang.Gubernur Sherly menjelaskan bahwa nominal bantuan untuk jemaah tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan."Anggarannya dari APBD, tahun lalu (2025) kita per jemaah Rp1 juta, dengan total jemaah haji kita tahun lalu sekitar 1.070. Tahun ini kita naikkan Rp500 ribu, jadi Rp1,5 juta dengan total jemaah haji 768. Ke depan doakan semoga naik lagi," kata Sherly.Dalam lawatannya ke Kota Daeng, Sherly datang dengan didampingi oleh sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kehadiran para petinggi daerah ini bertujuan untuk memantau kelayakan fasilitas serta kelancaran proses pemberangkatan jemaah.“Kami hadir lengkap, ada wakil gubernur, pimpinan DPRD, dan anggota untuk memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik di Embarkasi Makassar,” ujarnya.Rombongan pemerintah provinsi tersebut menyempatkan diri untuk menyapa para jemaah dan memeriksa kondisi penginapan di asrama. Sherly mengaku puas dengan kebersihan ruang istirahat yang disediakan oleh pihak pengelola.“Tadi saya melihat kamar para haji, bersih dan nyaman. Saya juga sudah bertanya ke kloter 13 yang menginap semalam, mereka merasa nyaman dan pelayanannya baik,” ujarnya.Ratusan tamu Allah asal Maluku Utara ini terbagi menjadi dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 13 dan kloter 15. Mayoritas peserta keberangkatan tahun ini telah melewati masa tunggu antrean yang cukup panjang."Jemaah yang berangkat tahun ini sudah mendaftar sejak 11 atau 12 tahun lalu," ucapnya.Siti Aminah, salah satu jemaah yang tergabung dalam kloter 13 asal Kota Ternate, merasa sangat bersyukur atas perhatian pemerintah daerah."Alhamdulillah diibantu untuk akomodasi dari pemerintah," kata Aminah.Bantuan uang saku tambahan ini akan digunakan untuk melengkapi kebutuhan operasional selama di Tanah Suci. Sebelumnya, para jemaah juga telah menerima dana pendampingan hidup dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)."Living Cost 750 riyal dari BPKH sudah diterima kemarin malam. Nanti uang saku dari pemprov dan BPKH digabung untuk dipakai di sana (Arab Saudi)," ucapnya.Pada akhir kunjungannya, Sherly memberikan pesan penyemangat dan mendoakan keselamatan seluruh peserta ibadah haji.“Semoga perjalanan ibadah hajinya dimudahkan, semuanya sehat, dan kembali ke Indonesia, khususnya Maluku Utara, dalam keadaan sehat,” katanya.