

Ilustrasi Kegiatan Ormas Bagi-Bagi Sembako di Kota Bandung. (Foto: AI Generate/ Lendra Prasasti)
Bandung, Inersia TV – Pemerintah Kota Bandung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) bakal menyisir ribuan organisasi masyarakat (ormas) yang terdaftar. Targetnya, memisahkan mana ormas yang masih aktif dan mana yang hanya tinggal catatan.
Saat ini, tercatat 240 ormas dalam database Kesbangpol. Angka itu dinilai masih mungkin bertambah karena tidak semua ormas mendaftarkan diri secara sukarela.
"Ke depannya kita ingin silaturahmi, sambil mengecek apakah memang masih ada atau hanya catatan saja. Ya mudah-mudahan masih ada," ujar Kepala Kesbangpol Kota Bandung, Andri Darusman.
Bukan untuk Adu Jago
Pendataan ini akan dilanjutkan dengan pembinaan, khususnya bagi ormas dan LSM. Andri menegaskan bahwa pembinaan bertujuan menciptakan kekuatan sosial yang konstruktif, bukan untuk saling memamerkan kekuatan masing-masing.
"Ya mudah-mudahan kita menjadi kekuatan. Artinya bukan untuk saling memamerkan jago masing-masing," pungkasnya.
Bahkan, Kesbangpol berencana menggelar jambore atau wisata bersama ormas. Tujuannya mempererat silaturahmi antara ormas, masyarakat, dan pemerintah. Dengan pembinaan yang intensif, diharapkan bisa mengantisipasi munculnya ormas tidak bertanggung jawab serta mencegah peredaran narkoba.
Kaitannya dengan Pilkada 2030
Andri berharap pembinaan ini juga berdampak pada stabilitas politik lima tahun mendatang.
"Nah ini mudah-mudahan ke depan kita programkan, semua silaturahmi merekatkan barisan. Apalagi nanti mungkin akan ada pemilihan 5 tahun ke depan, Pemilu 2030, agar kota ini tetap semakin kondusif," harapnya.
Ormas yang Terdata: Ada "Utang" Hibah?
Menurut Andri, 240 ormas yang tercatat di Pemkot rata-rata adalah organisasi yang pernah atau sedang mengajukan bantuan hibah. Sebab, syarat mendapatkan dukungan dana dari pemerintah adalah status terdaftar.
"Mungkin ada juga yang belum tercatat, karena tidak dipaksa ya mereka harus mendata. Mereka juga mungkin butuh dukungan pemerintah, mereka harus sudah tercatat dulu kalau mau dapat bantuan," terangnya.
Meski tidak semua ormas mau mendaftar, Andri memastikan kegiatan ormas di lapangan tetap terpantau oleh aparat kewilayahan.
Sosial4 lokasi calon sekolah rakyat di Kota Bandung, paling potensial di Gedebage. Luas tak penuhi syarat minimal 5 hektare
3 Juni 2026
SosialDinsos sisir 90-100 PPKS tiap bulan, mayoritas dari luar kota. Masyarakat diminta tak memberi uang di jalan
4 Juni 2026