

Ilustrasi pencurian sepeda motor. (Foto: AI Generate/ Lendra Prasasti)
Bandung, Inersia TV - Suasana konser musik di Tritan Point berubah kecut. Alih-alih pulang dengan hati gembira, puluhan penonton justru mendapati sepeda motor hingga helm kesayangan mereka raib. Pengelola kafe dan pemerintah kota kini menjadi sasaran kemarahan para korban, pasalnya aksi pencurian massal ini terjadi di lahan parkir liar yang dikelola pihak tertentu.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, buka suara merespon insiden viral ini. Ia menegaskan bahwa secara prinsip, keamanan parkir merupakan amanah mutlak pengelola.
"Jadi kalau masalah perparkiran bagaimanapun juga memang itu menjadi tanggung jawab para pengelola," ujar Farhan di Balai Kota Bandung, baru-baru ini.
Farhan menjelaskan, sistem parkir resmi di bawah naungan Dinas Perhubungan (Dishub) sudah berplang khusus dan terjamin. Namun, persoalan muncul pada parkir insidentil di acara dadakan seperti konser di Tritan Point yang masih menggunakan sistem lama karena digitalisasi dinilai belum berjalan 100 persen.
Meskipun mengimbau warga menggunakan kunci ganda, Farhan mengkritik habis para pengelola yang dinilai hanya fokus menarik uang tanpa memberikan rasa aman.
"Saya mengerti, sering sekali karena buru-buru kunci ketinggalan. Saya imbau gunakan kunci ganda. Sementara untuk pengelola parkir, jangan cuma mengutip tapi tidak melakukan pengamanan. Kita kan bayar dan percaya motor kita aman," tegasnya.
Menurut Farhan, Dishub saat ini tengah berkoordinasi dengan aparat kepolisian guna memburu pelaku pencurian. Di sisi lain, ia mengakui bahwa sistem parkir digital di Kota Bandung masih belum berjalan optimal.
"Karena kita banyak kerjasama dengan para pengelola parkir di tempat acara tidak setiap hari seperti Tritan Point, jadi pengelola parkirnya insidentil," imbuhnya.
Terkait nasib mesin parkir yang sempat bermasalah, Farhan memastikan alat tersebut tidak akan dipindah dan akan kembali dioperasikan karena telah lolos audit Inspektorat dan BPK. Ke depan, Pemkot Bandung berfokus mencari investor untuk pembangunan gedung parkir seiring pengembangan BRT.
Ia menyebutkan pendapatan retribusi parkir di Bandung saat ini masih terbilang kecil, yakni sekitar Rp 2 miliar per tahun.
Kota BandungPeserta lelang ulang bertambah dari 3 jadi 5 perusahaan. Pemenang diumumkan 5 Juni 2026
2 Juni 2026
SosialPerbaikan jalan amblas di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, telah rampung sehingga rute TransJakarta kembali normal. Polisi tetap memberlakukan sistem buka tutup jalur situasional pada malam ini.
30 Mei 2026